Penjelasan Mengapa Akun Prakerja Dinonaktifkan Tiba-Tiba

  Akhir-akhir ini cukup banyak akun Prakerja yang tiba-tiba dinonaktifkan, padahal akun tersebut sudah dinyatakan lolos bahkan ada juga yang sudah membeli pelatihan dan hanya tinggal menunggu pencairan insentif. Apa penyebabnya dan apakah akunnya bisa di aktifkan kembali?

Penjelasan Mengapa Akun Prakerja Dinonaktifkan Tiba-Tiba

Akun Prakerja yang dinonaktifkan adalah hal wajar jika dari sejak akun prakerja dinyatatakan lulus, kemudian sampai 30 hari setelahnya masih belum beli pelatihan pertama, maka akun tersebut akan dicabut atau dinonaktifkan. Namun jika sudah membeli pelatihan, menyambungkan rekening, bahkan tinggal menunggu insentif cair tapi ternyata tiba-tiba akunnya dinonaktifkan, ini adalah hal baru.

Sebelumnya, saya kira ini hanya error sistem. Karena akhir-akhir ini laman resmi Prakerja.go.id cukup sering mengalami gangguan. Tapi setelah survei ke beberapa media sosial, ternyata banyak juga peserta kartu prakerja lainnya yang juga mengalami hal yang sama. Akhirnya sayapun coba mencari tahu dan mencoba juga menanyakan langsung ke layanan contact service prakerjanya langsung.

Jadi, setelah ditelusuri dari sekian banyak kasus, saya simpulkan kalau saat ini Tim Prakerja sedang melakukan bersih-bersih. Semua data dicek kembali, dan akun prakerja yang dinonaktifkan tersebut karena akun tersebut sudah tercatat atau sedang mendapatkan bantuan sosial lainnya.

Sebelumnya juga sudah dijelaskan bahwa syarat dan kriteria untuk dapat menerima program bantuan kartu prakerja ini salah satunya ialah “Belum pernah mendapatkan bantuan sosial (Bansos) lain seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Kementerian Sosial PKH, BPNT, BST (Kemensos), dan Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Namun Masyarakat masih keukeuh untuk mendaftarkan diri di prakerja meski sebelumnya mereka sudah pernah mendapat bantuan. Hal ini tentunya bisa saja membuat ketidakmerataan pembagian program bantuan. ada yang bisa  dapat banyak bantuan, ada juga yang gak dapat sama sekali. Itu sebabnya Tim Prakerja melakukan pengecekan ulang dan pembersihan agar dana prakerja ini bisa diberikan kepada orang yang benar benar layak untuk mendapatkannya.

Belum Pernah Dapat Bantuan Tapi Tetap Dinonaktifkan?

Saya belum pernah dapat bantuan sebelumnya, tapi kenapa masih dinonaktifkan?, Sebelumnya anda harus tahu, bahwa Tim Prakerja tidak melihat data penerima bantuan dari nomor NIK KTP, melainkan Prakerja melihat datanya dari Nomor NIK Kartu Keluarga (KK).

Jadi misalkan anda belum pernah mendapat bantuan, namun Orang tua anda sudah pernah dapat bantuan sebelumnya dan anda masih satu KK dengan Orang tua Anda tersebut, maka Andapun masih tercatat sebagai orang yang sudah pernah menerima bantuan. Simplenya seperti itu.


Adakah Cara Untuk Mengaktifkan Kembali?

Kasus penonaktifan ini masih baru. Dari Gelombang 17 kebelakang, hal seperti ini belum pernah terjadi. Jadi, belum ada solusi untuk mengaktifkan akun anda yang sudah dinonaktifkan meskipun anda mencoba menghubungi tim Support Prakerja.

Namun, jika anda masih penasaran, silahkan anda coba sendiri untuk membuat form pengaduan atau Live Chat langsung di laman resmi www.prakerja.go.id.

Saya sendiri juga sudah pernah untuk menanyakan langsung terkait akun prakerja yang dinonaktifkan, dan hasilnya tetap Zonk, ujung-ujungnya jawabannya adalah “keputusan ini sudah disesuaikan berdasarkan Undang-undang Permenko Perekonomian Nomor 11 Tahu 2020 Pasal 2 ayat (6) dan ayat (7)”

Jadi, bagi anda yang akun prakerjanya sudah dinonaktifkan, move on aja ya..Rezeki setiap orang gak kan pernah tertukar…


Kabar Terkait Dana Prakerja Harus Dikembalikan

Terkait tentang banyaknya informasi yang tersebar bahwa akun prakerja yang sudah mendapatkan insentif, kemudian dinonaktifkan, maka dana insentif yang sudah cair tersebut harus dikembalikan ke Pemerintah dalam waktu 60 hari. Memang peraturan tersebut benar adanya, karena saya juga sempat membaca peraturan seperti itu bahkan sudah lama dari sebelum kasus penonaktifan akun prakerja ini.

Namun Anda tidak perlu khawatir atau panik jika situasi seperti ini sedang anda alami, karena Pemerintah juga tidak akan benar benar memaksa anda untuk mengganti uang insentif yang sudah dicairkan. Jika anda tidak mampu untuk mengembalikan, anda tidak akan digugat oleh Pemerintah. Paling resikonya, anda tidak akan mendapatkan bantuan sosial lain dalam beberapa bulan kedepan saja.

Kejadian seperti ini juga sebelumnya pernah terjadi dalam kasus program bantuan BPUM. Bagi penerima bantuan BPUM BRI yang terbukti bahwa ternyata dana bantuannya tidak digunakan untuk modal usaha, maka dana bantuan BPUM sebesar Rp 1,2 juta tersebut harus dikembalikan. Namun faktanya hingga sekarang, belum ada kabar seorangpun yang mengembalikan dana bantuan dari Pemerintah tersebut.

Kesimpulannya, mari patuhi peraturan dari Pemerintah. Yang sudah terjadi, biar saja berlalu. Namun kedepannya, yang sudah pernah mendapat bantuan apapun dari Pemerintah, mohon untuk tidak mengajukan bantuan lainnya. Agar orang lain yang belum pernah merasakan terbantu, jadi semua orang yang benar-benar membutuhkan bisa dapat bantuan juga, sehingga program bantuan dari Pemerintah dananya bisa benar-benar merata kepada seluruh Masyarakat.

Jangan juga mengeluhkan tentang sistem yang sudah dibuat oleh Pemerintah, karena memang tidak mudah untuk membagikan bantuan yang harus adil kepada Rakyat Indonesia yang jumlah orangnya  jutaan.

Sekian sharing kali ini tentang penonaktifan kartu prakerja. Semoga bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.